pernahkah kau merasa seperti dunia berpihak kepadamu
pernahkah kau merasa seakan waktu sangat mendukungmu
pernahkah kau merasa seolah lautan mengiringi langkahmu
pernahkah kau merasa pepohonan membisikkan doa untukmu
pernah? pernahkah?
aku pernah
dan itu terjadi saat ini juga
seolah langkahku beriringan dengan setiap dentingan jarum jam
bertemu pada angka yang sama
terhenti sepersekian detik dan berjalan bersama
tapi bagaimanapun juga
ada waktu dimana jarum jam saling berjauhan
pasti ada entah kapan
satu senyuman, satu rasa
rasa melebur dalam satu
satu leburan untuk selamanya
selamanya demi satu senyuman
tak pernah terpikir ini yang terbaik
kau pun begitu
kau bingung? aku juga sepertinya.
haruskah ada tali simpul diantara kita?
atau hanya leburan itu saja cukup?
entahlah...
disini aku bagai mengejar ambisi
ambisi disini bagaikan dirimu
dirimu lah yang menyerupai senyuman indah itu
aku tau ini salah
kaupun tau
tapi tunggu dulu, tau kah kau ini aku?
tinggi menjulang bagai bulan dijauh sana
aku tak bisa menggapaimu walau aku sudah melampauimu
sadar ini bagai logika yang terhapus dengan ego sesaat
yang pastinya akan sadar pada tingkat kesadaran tertinggi
kembali pada dasarnya
aku suka
aku seperti melihat taburan bintang berhantaman
menimbulkan percikan api membara diantara satu senyum
melebur sepersekian detik itu
mungkin disini dan saat ini saja
akankah selanjutnya pepohonan membisikan doa pada angin?
akankah selanjutnya malaikat melupakan tugasnya dan menari riang?
akankah selanjutnya lautan itu tak bergejolak melawanku?
akankah dentingan dan gerakan jarum jam itu benar-benar terhenti?
suatu saat nanti
sesuatu yang salah pasti ada pembenarannya
Terilhami dari seseorang yang saat itu cuma bisa aku liat dari jauh tapi sekarang udah jadi teman baikku ^^
Selasa, 08 Mei 2012
Rabu, 28 Desember 2011
Perpisahan dengan Mr. Fahmi Riald
Assalamualaikum...
Postingan ini saya specialkan untuk warga XII-Bahasa yang mana sekarang sedang berlibur entah dimanakah kalian sekarang, aku merindukan kalian hahahaha tapi bohong!
oke, dari judulnya aja udah pasti ketebak nih kan. Yaaap. Kalo gak salah tu tanggal 20 Agustus kita resmi ditinggalkan Mr. Fahmi as Indonesian Teacher kita gitu loh.
Ditinggal kemana? kemana kemana? (nyanyi ala ayu ting-ting) Yaah kita resmi ditinggalkan guru favorite kita ke Surabaya untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya.
Tanggal 19 Agustus 2011, terakhir kita diajar oleh beliau. Jam terakhir beliau masuk, basa-basi dulu nih ngebahas pelajaran. And finally, ucapan-ucapan atau pesan-pesan untuk beliau.
Awalnya gak ada yang mau ngomong, yaudah teman kita yang bernama Winona maju kedepan dengan membawa selembar kertas, entah kertas apa itu. wasiat mungkin ya? hahaha
Oh rupanya puisi. Puisi karya XII-Bahasa katanya, aku juga bingung sejak kapan kami bareng-bareng buat puisi.
#FLASHBACK : Beberapa hari yang lalu Nona emang pernah sms, dia minta kata-kata yang bagus buat dijadikan puisi yang bertemakan Pahlawan gitu. Aku kira cuma aku yang di sms, rupanya satu kelas. Dan setelah kata-kata itu terkumpul, dibuatnyalah sebuah puisi yang menurutku lumayaan bagus untuk pemula seperti kami ^o^
Kembali ke inti cerita. Sempat ada gangguan sih saat Nona membacakan puisi itu. Ya maklum aja sekolah kita kan numpang gitu loh, jadi mau gak mau kita harus menerima suara dari surga itu (Marching Band anak SMP). Mungkin pak Fahmi nih gak terlalu dengar kali puisinya, padahal sangat menyentuhhh...
Selesai baca puisi, pak Fahmi memberikan kami banyak masukan, motivasi yang sangat membangun, dan kami pun curhat juga sama beliau seputar "diskriminasi" yang kami rasakan selama bergabung dengan Bahasa United hahaha Gak perlu dibeberkan disini lah ya, cukup kita-kita aja yang tau. AMIN
Beliau kembali membangunkan kita dari keterpurukan yang selama ini kita rasakan, suara yang kurang mengenakkan yang sering kita dengarkan yang menjatuhkan kita, semuaanyaa kita ceritakan dan beliau semakin mendukung kita. Jangan dengar kata-kata orang tentang kalian, kalian yaah kaliaan. oke!
Udah mulai petang, sesi curcol ditutup. Sekarang sesi Foto-foto hahaha Bukan anak Bahasa namanya kalo gak narsis.
Buat nyari seorang fotograper itu cukup sulit loh pemirsa, secara semuanya mau ikut foto. Dan akhirnya Tuhan mengirimkan seorang fotograper yang ganteng (masa iya?) hahaha cukup tau lah ya :D
Kita foto-foto, jeprat jepret dari kanan sampe kiri. Depan belakang. Dan hasilnyaaaaa? Cekibrooot gan!
Ini nih muka-muka gak siap di foto hahahaha hajar ajaa!
Postingan ini saya specialkan untuk warga XII-Bahasa yang mana sekarang sedang berlibur entah dimanakah kalian sekarang, aku merindukan kalian hahahaha tapi bohong!
oke, dari judulnya aja udah pasti ketebak nih kan. Yaaap. Kalo gak salah tu tanggal 20 Agustus kita resmi ditinggalkan Mr. Fahmi as Indonesian Teacher kita gitu loh.
Ditinggal kemana? kemana kemana? (nyanyi ala ayu ting-ting) Yaah kita resmi ditinggalkan guru favorite kita ke Surabaya untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya.
Tanggal 19 Agustus 2011, terakhir kita diajar oleh beliau. Jam terakhir beliau masuk, basa-basi dulu nih ngebahas pelajaran. And finally, ucapan-ucapan atau pesan-pesan untuk beliau.
Awalnya gak ada yang mau ngomong, yaudah teman kita yang bernama Winona maju kedepan dengan membawa selembar kertas, entah kertas apa itu. wasiat mungkin ya? hahaha
Oh rupanya puisi. Puisi karya XII-Bahasa katanya, aku juga bingung sejak kapan kami bareng-bareng buat puisi.
#FLASHBACK : Beberapa hari yang lalu Nona emang pernah sms, dia minta kata-kata yang bagus buat dijadikan puisi yang bertemakan Pahlawan gitu. Aku kira cuma aku yang di sms, rupanya satu kelas. Dan setelah kata-kata itu terkumpul, dibuatnyalah sebuah puisi yang menurutku lumayaan bagus untuk pemula seperti kami ^o^
Kembali ke inti cerita. Sempat ada gangguan sih saat Nona membacakan puisi itu. Ya maklum aja sekolah kita kan numpang gitu loh, jadi mau gak mau kita harus menerima suara dari surga itu (Marching Band anak SMP). Mungkin pak Fahmi nih gak terlalu dengar kali puisinya, padahal sangat menyentuhhh...
Selesai baca puisi, pak Fahmi memberikan kami banyak masukan, motivasi yang sangat membangun, dan kami pun curhat juga sama beliau seputar "diskriminasi" yang kami rasakan selama bergabung dengan Bahasa United hahaha Gak perlu dibeberkan disini lah ya, cukup kita-kita aja yang tau. AMIN
Beliau kembali membangunkan kita dari keterpurukan yang selama ini kita rasakan, suara yang kurang mengenakkan yang sering kita dengarkan yang menjatuhkan kita, semuaanyaa kita ceritakan dan beliau semakin mendukung kita. Jangan dengar kata-kata orang tentang kalian, kalian yaah kaliaan. oke!
Udah mulai petang, sesi curcol ditutup. Sekarang sesi Foto-foto hahaha Bukan anak Bahasa namanya kalo gak narsis.
Buat nyari seorang fotograper itu cukup sulit loh pemirsa, secara semuanya mau ikut foto. Dan akhirnya Tuhan mengirimkan seorang fotograper yang ganteng (masa iya?) hahaha cukup tau lah ya :D
Kita foto-foto, jeprat jepret dari kanan sampe kiri. Depan belakang. Dan hasilnyaaaaa? Cekibrooot gan!
Ini nih muka-muka gak siap di foto hahahaha hajar ajaa!
Senin, 26 September 2011
Kumpulan puisi teman-temanku. XII-Bahasa SMAN1 Tarakan
Puisi Patah Hati
Karya: Henriani
Bukankah adam terlempar ke bumi,
Sebab birahi? Atau karena patah hati?
Apakah cinta telah musnah sebelum menginjak bumi.
Puisi Sederhana, puisi Pembebas Hati
Puisi bukan gombalisasi
juga bukan buat tipsani
puisi bahasa hati bahasa nurani
walaupun ini cuma puisi patah hati
Puisi sederhana
Puisi yang mampu berbicara
tentang derita semesta
atau tentang rakusnya penguasa
aku ingin puisi sederhana
seperti chairil anwar, wiji thukul atau sabron aidit
yang tetap hidup abadi
hingga 1000 tahun lagi
Langganan:
Postingan (Atom)



